Polres Maros Gagalkan Peredaran Sabu Asal Batam

Tiga terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, berhasil diringkus Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Maros.

Polres Maros
Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon saat rilis kasus sabu seberat 350 gram.

Hal itu disampaikan Kapolres Maros, AKBP Musa Tampubolon, saat merilis kasus tersebut, Senin (16/12/2019) sore.

Dia mengatakan, tiga pria diamankan pada Jumat 13 Desember lalu, ketiganya diamankan di tiga lokasi berbeda.

Penangkapan pertama, dilakukan di BTN H Banca Bontoa Mandai Maros pada Jumat 13 Desember sekitar pukul 00.30 Wita dini hari.

Pria bernama Kamsah alias Sandi berusia 44 tahun, berhasil diamankan dengan barang bukti satu saset sabu, alat isap sabu, pireks, kompor sabu dan korek api.

“Kami berhasil mengamankan sabu seberat 0,41 gram. Sebenarnya barang bukti ini sudah banyak yang terbuang, setelah dibuang di kamar mandi,” ungkapnya.

Setelah mengamankan Kamsah, tim Satresnarkoba Polres Maros bergerak ke Perumahan Mustika Bontoa Mandai Maros sekitar pukul 05.30 Wita.

Di lokasi tersebut, polisi mengamankan pria bernama Noverial Irawan alias Vivi berusia 27 tahun.

“Pada penangkapan kedua, tim kami mengamankan 300 gram sabu yang dikemas dalam tiga saset bening,” ujarnya.

Mantan Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel tersebut menambahkan, di lokasi tersebut polisi juga menyita timbangan digital, tiga pireks, dua buah kompor sabu, korek gas dan juga ponsel.

Tak berhenti sampai di situ, polisi terus melakukan pengembangan dan meringkus pria bernama Muh Ardiansyah alias Anca berusia 26 tahun, yang dibekukĀ  di Kompleks Perumahan Rajana Turikale Maros sekitar pukul 11.00 Wita.

Di tangan Anca, polisi menyita sabu seberat 12,74 gram yang dikemas dalam 12 saset bening. Termasuk saset bening bekas pakai, dua buah buah ponsel dan juga jaket.

“Hasil interogasi, barang haram itu diperoleh di Batam. Identitasnya telah kita kantongi,” tuturnya.

Saat ini, ketiga pelaku telah digelandang ke Mapolres Maros di Jalan Jenderal Ahmad Yani Turikale Maros. (*)

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *